Langsung ke konten utama

Salam Senja Sambut Sang Malam






Kan kupetik kegelisahan yang menari-nari di atas atap mimpimu dan kusimpan dalam pintalan rumpun puisiku, hingga kita tak lagi berbagi cerita tentang temaram senja dan gelapnya malam; bukankah bintang di langit lebih menyukai kebenaran putih atas biasnya sinar yang dipersembahkan pada inkrahnya sang Malam?




                                                                                                                        Image by: Atushi Nakamura
 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tarian Rasa Di Ruang Hati

Seseorang hanya bisa sebatas menyaksikan tarian rasa di ruang hatimu, entah pada lantai sebelah mana engkau telah pijakkan kaki indahmu,, tidakkah sesekali engkau berdiri dalam tatapan penuh manakala cinta abadi itu adalah sesuatu yang absurd meski bukan satu-satunya kebenaran terjujur..?

Kata-Kata Sakti - Cinta; Estetika Rasa

Kata-Kata Sakti - Mencumbu Napas Hujan Di Ujung Senja